
Cerita orang pertama · Tari, 29 tahun · pekerja administrasi lepas di Depok
Pekerjaan saya dilakukan dari rumah. Setiap bulan pemasukan berbeda, dan beberapa klien suka membayar terlambat. Ketika pertama kali mencoba judi online, saya sebenarnya sedang cemas menunggu transfer. Saya berharap bisa menutup biaya kos tanpa harus meminta bantuan keluarga.
Setelah beberapa kali kalah, pekerjaan mulai terbengkalai. Saya menghabiskan waktu menghitung apakah ada kesempatan mengembalikan uang. Pada akhirnya saya semakin sulit menghadapi email dari klien maupun pesan dari pemilik kos. Bermain menjadi cara menghindari kecemasan, tetapi justru menambah masalah.
Suatu malam seorang sahabat menelepon dan bertanya mengapa saya tidak membalas pesan selama seminggu. Saya hampir mengatakan sedang sibuk. Namun suara saya pecah dan saya akhirnya bercerita. Ia datang membawa makanan, lalu menemani saya menyusun daftar tugas yang menumpuk.
Kami membuat aturan sederhana saat dorongan datang: saya tidak membuat keputusan keuangan selama sepuluh menit, memindahkan ponsel ke meja lain, minum air, dan menghubungi sahabat jika rasa gelisah tidak turun. Saya juga menutup notifikasi dan memblokir akses yang biasa memicu kebiasaan lama.
Saya tidak langsung merasa lebih baik. Kadang saya marah, malu, dan berharap bisa cepat menebus semuanya. Tetapi saya mulai mencatat bahwa rasa ingin bermain datang dalam gelombang. Ada waktunya meningkat, lalu mereda meski saya tidak melakukan apa pun.
Ketika suatu proyek dibatalkan, saya sempat kembali tergoda. Saya memilih menelepon sahabat dan mencari informasi bantuan profesional. Saya belajar bahwa meminta dukungan bukan tanda gagal, melainkan cara mencegah keputusan impulsif saat sedang tertekan.
Pemasukan saya masih naik turun. Tetapi kini saya punya cara menghadapi jeda dan ketidakpastian. Saya tidak lagi menjadikan taruhan sebagai rencana cadangan untuk hidup saya.
Langkah yang bisa dipelajari
Cerita ini menggambarkan pentingnya menyadari dampak, mengurangi pemicu, memprioritaskan kebutuhan keluarga, dan mencari dukungan. Proses setiap orang berbeda dan tidak ada jaminan perubahan terjadi seketika.
